
BANDARLAMPUNG – Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menghadiri Basic Training Raya 2026 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandarlampung di Aula Gedung Semergou, Jumat 9 Oktober 2026.
Kegiatan mengusung tema “Akselerasi Kaderisasi Raya: Membangun Generasi HMI yang Intelektual, Visioner, dan Berintegritas Melalui Sinergi Himpunan Menjawab Tantangan Zaman”.
Hadir tokoh nasional dan alumni, termasuk Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, mahasiswa calon kader dari berbagai komisariat di lingkungan HMI Bandarlampung, dan perwakilan cabang se-Provinsi Lampung.
Eva Dwiana menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Basic Training Raya 2026 oleh HMI Bandarlampung.
“Basic Training Raya merupakan pintu gerbang utama dalam membentuk fondasi berpikir, mentalitas, dan karakter kepemimpinan mahasiswa sebelum terjun ke masyarakat,” ungkapnya.
Di tengah era transformasi digital, pemerintah daerah mendorong kader HMI menjadi individu yang berpikir cepat, inovatif, dan adaptif.
“Keilmuan dan kapasitas intelektual yang diasah selama training harus menjadi bekal bagi kader agar mampu memecahkan masalah riil di tengah masyarakat, bukan sekadar teoritis,” katanya.
Dia berpesan agar nilai keislaman dan keindonesiaan di HMI melekat pada integritas setiap kader. Pemimpin masa depan tak hanya harus cerdas melihat peluang (visioner), tapi juga wajib memegang teguh kejujuran dan etika moral.
Pemerintah Kota Bandarlampung membuka ruang kolaborasi luas bagi organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
“Sinergi internal antarkomisariat HMI dapat melahirkan rekomendasi pemikiran dan aksi nyata yang mendukung kemajuan Kota Bandarlampung,” harapnya. (kmf)